Penilaian Faktor Resiko Stroke

Penilaian Faktor Resiko Stroke

Formulir Deteksi Dini Faktor Resiko Stroke

Formulir Deteksi Dini Faktor Resiko Stroke

Stroke Warning Signs

If you notice one or more of these signs, don’t wait. Stroke is a medical emergency.

Call your emergency medical services and get to a hospital right away!

Learn the warning signs of stroke.

  • Sudden numbness or weakness of the face, arm or leg, especially on one side of the body
  • Sudden confusion, trouble speaking or understanding
  • Sudden trouble seeing in one or both eyes
  • Sudden trouble walking, dizziness, loss of balance or coordination
  • Sudden, severe headache with no known cause

Take action in an emergency.

  • Not all the warning signs occur in every stroke. Don’t ignore signs of stroke, even if they go away!
  • Check the time. When did the first warning sign or symptom start? You’ll be asked this important question later.
  • If you have one or more stroke symptoms that last more than a few minutes, don’t delay! Seek immediate medical attention!
  • If you’re with someone who may be having stroke symptoms, immediately call one of the emergency rescue service numbers. Expect the person to protest — denial is common. Don’t take “no” for an answer. Insist on taking prompt action.

The FAST test

Facial weakness, arm weakness and speech difficulties are common signs of stroke. You can use the

FAST test to remember the signs of stroke

The FAST test involves asking three simple questions:

  • Face – Can the person smile, has their mouth drooped?
  • Arms – Can the person raise both arms?
  • Speech – Can the person speak clearly and understand what you say?
  • Time – Act FAST!

If you answer yes to any of these questions, act FAST and call for medical emergency help immediately.

Stroke is always a medical emergency. Remembering the signs of stroke and acting FAST could mean

saving a life.

What causes stroke

  • High blood pressure (Hypertension is the most common and treatable risk factor in stroke)
  • Smoking
  • High cholesterol
  • Diabetes mellitus
  • Obesity
  • Sedentary life style
  • Atrial fibrillation
  • Heart disease
  • Carotid artery disease
  • Alcohol

It is possible to prevent stroke

  • Good control of blood pressure
  • Good control of diabetes
  • Lower cholesterol
  • Regular exercise
  • Quit smoking
  • Lose weight
  • Never ignore a small stroke

Help to spread this information to your friends and family. Show them that you care!

Cewek Perokok Gampang Stroke

smkingirlsBila Anda seorang wanita muda perokok, bersiaplah menghadapi suatu ancaman kesehatan yang mengerikan. Anda akan dibayangi risiko kematian akibat stroke yang berlipat ganda.

Seperti dilaporkan journal Stroke yang diterbitkan American Heart Association, perempuan muda pecandu rokok berisiko lebih dari dua kali lipat mengalami stroke dibandingkan mereka yang tidak merokok. Bahkan pada wanita yang termasuk kategori pecandu berat, risiko stroke melonjak lebih tinggi yakni hingga mencapai sembilan kali lipat.

Para peneliti dari University of Maryland School of Medicine mengungkapkan indikasi tersebut setelah melakukan riset mengenai risiko stroke di antara wanita perokok berusia 15 hingga 49 tahun.

Hasil riset menunjukkan wanita perokok memiliki kecendenrungan 2,6 kali lipat mengalami stroke dibandingkan non-perokok. Menurut pimpinan riset, Dr. John Cole, wanita dengan konsumsi rokok paling banyak menghadapi ancaman risiko paling tinggi mengalami serangan yang dapat menimbulkan kelumpuhan dan kematian ini.

Seabagai contoh, wanita yang menghabiskan rata-rata 21 hingga 39 batang rokok setiap hari tercatat memiliki risiko stroke 4,3 kali lebih tinggi ketimbang non-perokok. Sedangkan mereka yang menghisap sekitar 40 batang atau sekitar dua bungkus per hari, risiko mengalami stroke bisa mencapai 9,1 kali lipat ketimbang non-perokok.

Cole menegaskan hasil riset ini merupakan bukti nyata lainnya bahwa rokok dapat memicu risiko terjadinya stroke yang juga dikenal sebagai silent killer. Namun ia tidak menjelaskan bagaimana risiko stroke dapat dipengaruhi jumlah batang rokok yang dihisap seseorang.

Stroke biasanya menyerang pada kelompok usia yang lebih dua ketimbang populasi penelitian ini tetapi riset ini menunjukkan bahwa pada kalangan remaja atau wanita muda pun risiko stroke meningkat sangat tajam.

Dalam riset ini, para ahli menganalisis catatan kesehatan dari 466 wanita yang mengalami serangan stroke dan 604 wanita lainnya yang belum mengalami stroke pada kelompok usia, ras dan etnis yang sama. Menurut data penelitian, sekitar seperempat wanita di AS usia 18 hingga 24 tahun adalah perokok aktif, dan Cole berencana akan mengembangkan riset sama dengan memfokuskan risiko stroke pada pria kelompok usia muda.

www.klikdokter.com

Jenis-Jenis Hipertensi

hipertensiHipertensi resisten adalah kegagalan untuk mencapai target TD yang diinginkan pada pasien hipertensi dengan menggunakan tiga macam obat dosis penuh termasuk diuretik. TD diastolik menetap di atas 90 mmHg pada minimal dua kali pengukuran di tempat praktik pada waktu yang berbeda dan satu kali pengukuran di rumah dengan alat pengukurTD rumahan atau ambulatory blood pressure monitoring (ABPM) 24 jam. Hampir 40% pasien yang dirawat oleh dokter umum atau spesialis menunjukkan resistensi terapi.

Hipertensi resisten lebih banyak dijumpai pada pasien berusia lebih dari 60 tahun daripada yang lebih muda. Penggunaan diuretik dengan dosis tidak adekuat sering menjadi penyebab.

 

Baca lebih lanjut

Definisi dan Klasifikasi Hipertensi

hipertensionTekanan Darah (TD) adalah kekuatan darah ketika melewati dinding arteri. Tekanan Darah dicatat dalam dua angka, tekanan sistolik (ketika jantung kontraksi) dan tekanan diastolik (ketika jantung dilatasi). Pencatatan angka sistolik di atas angka diastolik. TD sistolik yang normal kurang dari 120 mmHg dan diastolik kurang dari 80 mmHg.

Kriteria klasifikasi hipertensi yang baru saat ini tidak lagi menggunakan istilah hipertensi ringan, sedang, dan berat (WHO tahun 1991 -1999), karena baik hipertensi ringan, sedang, dan berat memiliki risiko yang sama besarnya untuk terjadinya komplikasi. Sekali lagi ditekankan pada pasien, keluarga pasien maupun dokternya untuk tidak menganggap ringan TD yang tidak terlalu tinggi. Lebih awal Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment on High Blood Pressure 6 (JNC 6) membagi kriteria hipertensi berdasarkan tiga derajat, tetapi dengan banyaknya komplikasi yang timbul, batasan kriteria tersebut dipersempit; begitu juga WHO 1999.

 

 

Baca lebih lanjut

Stroke atau “Brain Attack”

serangan-otakAnda pernah mendengar tentang kematian akibat stroke, serangan stroke, kelemahan akibat stroke dan kecacatan akibat stroke. Stroke merupakan penyebab kematian terbesar no tiga di USA, dan merupakan penyebab kecacatan terbesar pertama. Kebanyakan satu tahun setelah terkena serangan stroke diperkirakan 30 persen orang yang mengalami stroke meninggal dunia, dan 30 persen yang lainnya mengalami kecacatan yang sedang dan parah.

Sekitar 40 persen dari para penderita stroke mengalami stroke ringan dan tidak ada kecacatan setelah satu tahun kemudian. Dan setiap tahunnya makin banyak orang yang menderita stroke sembuh karena mendapatkan penanganan medis dan terapi yang efektif secara kontinyu. Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 803 pengikut lainnya.